Selasa, 27 Desember 2011

Malam

Jenis cerita: Nasihat/Dongeng
Oleh Muhammad Nuh

Di pinggiran sebuah hutan, satu keluarga kelinci mulai beranjak tidur. Malam membatasi gerak anak-anak mereka hanya di sekitar lubang yang menjadi ruman mereka. Walau tak berpintu, anak-anak kelinci seperti melihat dinding tebal antara rumah dan dunia luar.

Seekor anak kelinci bertingkah lain dari yang lain. Sesekali, ia menjulurkan kepalanya keluar lubang. Ia menoleh ke kiri dan kanan mencari sesuatu yang dianggapnya baru. Tapi, tindakan itu dicegah keras induknya. "Jangan coba-coba lakukan itu lagi, Nak!" teriak sang induk marah.

Senin, 26 Desember 2011

Jendela

Jenis Cerita: Nasihat/Dongeng
Oleh Muhammad Nuh

Di sebuah sarang yang sejuk dan nyaman, seekor anak lebah madu tampak termenung. Ia seperti tak bergairah. Sesekali, lebah cilik calon ratu ini merebahkan dirinya di sebuah kursi panjang. Beberapa saat kemudian, ia pun kembali duduk. Sorot matanya begitu layu.

"Kamu tampak lemas, anakku! Sudah makan?" ucap lebah ratu sambil melangkah lambat menuju sang anak. Ia pun membelai-belai tubuh puterinya yang nyaris tak bereaksi sedikit pun. "Bosan, Bu!" jawab si kecil singkat. Tatapannya masih tertuju pada ukiran-ukiran dinding yang membentuk lambang kerajaan. "Bosan? Kamu sakit?" tanya sang ratu lebih prihatin. "Tidak, Bu!" ungkap si kecil lagi-lagi singkat. "Lalu?" balas ratu disertai tatapan tajam ke wajah puteri tercintanya.

"Bu, aku bosan dengan suasana ini. Aku ingin busana yang lebih bagus, makanan yang lebih enak dan beragam. Aku ingin dayang-dayang yang siap diperintah! Aku ingin lebih dilayani!" ungkap si lebah kecil sambil membalas tatapan ibunya. "Kenapa ibu tidak memberiku teman di ruangan ini, kecuali perabot sederhana dan beberapa jendela di hampir semua dinding?" tambah si lebah kecil lebih bersemangat.

Minggu, 25 Desember 2011

Gunung

Jenis Cerita: Nasihat/Dongeng
Oleh Muhammad Nuh

Seorang anak mengungkapkan rasa penasarannya kepada ayahnya. "Yah, seperti apa sih rupa gunung itu?" Sang ayah tidak menjawab. Ia hanya bilang, "Baiklah, kita berangkat menuju gunung. Akan kamu lihat seperti apa wajah gunung itu."

Berangkatlah mereka berdua dengan mengendarai mobil. Perjalanan lumayan lama, karena jarak antara tempat tinggal mereka dengan gunung terdekat bisa menghabiskan waktu empat jam dengan mobil. Jarak yang lumayan jauh. Bahkan sangat jauh untuk ukuran seorang anak usia enam tahun.

Ilalang

Jenis Cerita: Nasihat/Dongeng
Oleh Muhammad Nuh

Di sebuah tepian ladang, seorang anak memperhatikan ayahnya yang terus saja bekerja. Sang ayah terlihat menggemburkan tanah dengan cangkul, membaurkan pupuk di sekitar tanaman, dan membabat tumbuhan liar di sekitar ladang. Sesekali, sang ayah harus mencabut ilalang. Anak itu terus memperhatikan dengan heran.

"Kenapa ayah melakukan itu? Bukankah ilalang itu masih terlalu kecil untuk dicabut?" teriak si anak sambil berjalan mendekati ayahnya. Ia membawakan air yang baru saja ia tuang ke sebuah gelas kayu. Sambil tangan kiri menghapus peluh, tangan kanan ayah anak itu meraih gelas dari tangan kecil anaknya.

"Anakku, inilah pekerjaan petani. Kelak kamu akan tahu," jawab sang ayah singkat. Setelah minum, petani itu memanggul cangkul di dekatnya. "Hari sudah sore! Mari kita pulang, Nak!" ucap sang ayah sambil meraih pundak anak lelakinya itu.

Sabtu, 24 Desember 2011

Meningkatkan Percaya Diri

Kadang-kadang, ngaku aja deh, ada waktu-waktu di mana kita tuh tiba-tiba aja ngerasa begitu kerdil. Ngerasa tidak pede. Wes, emang itu sudah bawaan yang udah pasti ada lah pada setiap orang. Cuma memang kadarnya tuh suka beda-beda, nggak sama di setiap orang. Tapi bisa juga rendah diri ini timbul kayak udah jadi penyakit seumur hidup kita. Nah, inilah yang berbahaya. Jadi memang musti diselesaikan. Gimana caranya? Coba lihat langkah-langkah di bawah ini.

Sebelumnya tentu aja kita mesti tahu apa saja sih faktor yang menyebabkan kita jadi nggak pede? Ada dua, yaitu dari dalam (endogen) dan dari luar (eksogen). Untuk mengatasi rasa rendah diri maka sebaiknya kita nih bisa menyeimbangkan konsep diri yang sehat dan lima sempurna he he he... Yaitu dengan cara:

Kamis, 22 Desember 2011

Si Gundul: Episode 4

Komik Strip