Kamis, 13 Januari 2011

Pemutar Video di Windows vs. Ubuntu

Kali ini, andi iseng-iseng membanding-bandingkan video player MPC (Media Player Classic) di Windows XP Home Edition SP3 dengan video player Totem di Linux Ubuntu 10.10, ternyata hasilnya lebih memuaskan Totem. Player video ini di desain khusus untuk Sistem Operasi Linux dan tidak tersedia untuk platform Windows. Meski begitu, pengguna Windows bisa menggunakan VLC di Windows, untuk memutar video yang lebih baik.

Mengapa saya menyatakan Totem lebih baik dari MPC? Karena, saya coba memutar video tipe MP4 di MPC akan terlihat gambarnya pecah-pecah dan tidak halus. Sedangkan di Totem, saya dapat menonton video dengan hasil yang memuaskan, karena renderring video di totem cenderung lebih halus dan tidak pecah-pecah. (Saya jadi paham, mengapa saya selaluuuu aja nonton film di Ubuntu ;).

Inilah gambar perbandingannya:

Totem Video Player

Media Player Classic

Untuk melihat perbandingan yang lebih jelas, silahkan perbesar kedua gambar dengan cara mengklik gambar tersebut.

Andi menggunakan video yang sama dan pada komputer yang sama pada uji coba tersebut. Besarnya video tersebut sebesar 26.3 MB (27621342 bytes) dengan durasi 3 Menit 57 detik. Tipe video tersebut ialah MPEG-4 video (video/mp4) Dimensi 640 x 360 dan di Download dari YouTube dengan 360p (pixel).

Kedua gambar tersebut tidak melalui proses pengeditan terlebih dahulu dengan kualitas gambar PNG. Saya ragu jika menggunakan gambar tipe JPG, karena dapat mengurangi kualitas gambar tangkapan meski dapat di set kualitasnya menjadi 100% (akan mengakibatkan gambar menjadi berukuran besar.) Jadi saya pilih gambar tipe PNG saja :D

Nah, bagaimana? Tertarik menggunakan Totem? Pengguna Linux bisa menggunakan totem dengan mengunduhnya disini atau bagi pengguna Windows, kamu dapat menggunakan VLC dengan mengunduhnya disini.

Aplikasi VLC juga tersedia bagi pengguna Linux & Mac, silahkan

Debian


openSUSE


Mandriva


Fedora


Alt Linux


Arch


Slackware


Ubuntu


Red Hat


Apple Mac

Program VLC juga bagus dan mendukung diberbagai platform. Program ini bersifat Gratis & opensource. Dengan menggunakan librarynya sendiri untuk memutar video, VLC tidak perlu membutuhkan library dari sistem yang sudah ada. Dan akan memungkinkan pengguna memutar video secara langsung tanpa mendownload codecnya jika belum tersedia.